Konflik adalah Proses yang diawali ketika individu atau kelompok merasakan perbedaan
dan pertentangan, antara diri sendiri terhadap individu lain, atau kelompok, sehubungan
dengan kepentingan dan sumber daya, keyakinan, kepercayaan, nilai, atau praktik
– praktik penting yang terkait dengan mereka.
Saya akan menceritakan pengalaman konflik yang
pernah saya alami di tempat bekerja saya yang dulu. Perusahaan tempat saya bekerja bergerak di bidang jasa ekstra
kurikuler. Saya adalah orang baru di perusahaan tersebut, pertama kali saya
bekerja, saya merasa nyaman karena senior – senior yang lain juga terlihat
ramah kepada saya. Saya di tempatkan di bagian admin dan didampingi oleh senior
yang juga satu bagian dengan saya, sebut saja namanya Lisa, dia memang sudah
lama bekerja di perusahaan tersebut dan awalnya terlihat baik kepada saya.
Suatu ketika pimpinan saya memberikan tugas kepada
saya untuk membuat sertifikat peserta, saya diajarkan Lisa bagaimana cara
membuat sertifikat dan apa saja yang harus diperhatikan. Setelah saya selesai
membuat sertifikat, Lisa memeriksa pekerjaan saya dan dia mengatakan kalau
pekerjaan saya tidak ada kesalahan, lalu saya menyerahkan sertifikat peserta
yang telah saya selesaikan kepada pimpinan saya. Tak lama kemudian pimpinan
saya memanggil saya dan menegur saya karena sertifikat yang saya buat terdapat beberapa
kesalahan, lalu saya mengatakan kepada
pimpinan saya jika saya tidak diajarkan oleh Lisa bagaimana cara penulisan tersebut, dan akhirnya
pimpinan saya memanggil Lisa dan menanyakan masalah kesalahan pada pekerjaan
saya dan Lisa menjawab kalau saya tadi tidak menanyakan ke dia tentang cara
penulisannya maka dia tidak mengajarkan pada saya. Seharusnya sebagai senior
dia mengajarkan sepenuhnya pekerjaan yang belum saya ketahui sebagai karyawan
baru. Akhirnya pimpinan saya memberi tau kepada Lisa agar lain kali dia
mengajarkan sepenuhnya kepada saya pekerjaan yang selama ini dia kerjakan.
Semenjak kejadian tersebut saya mulai mengetahui
kalau Lisa tipe orang seperti itu, ternyata tidak seperti yang saya lihat selama ini. Dan
akhirnya saya lebih sering bertanya kepada senior – senior yang lain. Dan
ternyata Lisa selama ini banyak tidak disukai karyawan lainnya, karena dia
sering cari muka di depan pimpinan dan berani memutar balikkan fakta, dan Lisa
juga sering membela pelatih yang jelas – jelas sudah terbukti salah, seperti
pelatih yang sering datang terlambat, pada saat melatih sering bercanda dan
ngobrol dengan pelatih lain, dan kejadian itu semua tidak pernah dia laporkan
kepada pimpinan. Dan ternyata karyawan yang lain selama ini sudah mengetahui
perbuatan Lisa yang sudah melanggar aturan, kalau Lisa dan pelatih sering meloby
orang tua peserta ekstra kurikuler maupun privat untuk dilatih sendiri oleh
pelatih tanpa melalui perantara perusahaan kami, yang jelas harga yang mereka
tawarkan lebih murah daripada yang kami tawarkan dan Lisapun mendapat fee dari
pelatih. Dan pimpinan kami pun tidak mengetahui hal tersebut.
Suatu ketika karyawan dibagian accounting akan
mengundurkan diri, dan pimpinan saya memilih saya untuk menggantikan posisi
tersebut. Lisa mulai terlihat iri kepada saya, dia berusaha untuk membuat saya
tidak betah diposisi tersebut. Suatu ketika saat perhitungan gaji pelatih, dia
membuat laporan kehadiran pelatih dan setelah saya cocokkan antara kehadiran
pelatih dengan kehadiran peserta ternyata terdapat ketidakcocokan, yaitu jadwal
latihan yang seharusnya libur karena peserta ada kegiatan lain disekolahnya
sedangkan di absensi pelatih, pelatih dihitung hadir. Lalu saya tanyakan
ketidakcocokan tersebut kepada Lisa, dia tetap menyangkal kesalahannya dan dia
merasa perhitungannya telah benar. Akhirnya saya memutuskan untuk menelpon ke
sekolah untuk mengkonfirmasi kebenaran absensi tersebut, dan apa yang dikatakan
sekolah ternyata sesuai dengan perhitungan saya, dan akhirnya diapun mengakui
kesalahannya. Dan bukan hal itu saja, pada saat laporan total gaji pelatih terdapat
selisih, setelah saya periksa kembali ternyata Lisa memasukkan gaji pelatih
yang sudah ditransfer dimasukkan lagi ke kolom gaji pelatih (uang tunai). Dia
selalu berusaha membuat kesalahan yang itu akan berdampak kepada saya agar saya
mendapat teguran dari pimpinan, tapi saya selalu memeriksa laporan dari dia dan
membenarkannya dahulu sebelum itu saya laporkan kepada pimpinan.
Lama kelamaan saya sudah terbiasa dengan sikap dia
yang seperti itu, yang harus saya lakukan yaitu lebih teliti dengan pekerjaan
saya sekarang. Dan saya memilih untuk lebih dekat dengan Lisa dan bersikap baik
kepada dia, semenjak kedekatan saya dengan Lisa tersebut saya akhirnya
mengetahui mengapa selama ini sikap dia seperti itu, karena dia ingin
memperoleh jabatan yang lebih tinggi dan dia iri kepada saya karena saya yang
karyawan baru tetapi sudah dinaikkan jabatan ke yang lebih tinggi. Akhirnya
saya memutuskan untuk berbicara kepada pimpinan saya tentang faktor yang
mempengaruhi sikap Lisa yang berdampak terhadap pekerjaannya selama ini yaitu
karena ia ingin memperoleh jabatan yang lebih tinggi dan akhirnya pimpinan saya
mengambil keputusan untuk memberikan dia kesempatan memperoleh jabatan yang
lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya
admin dan lama kelamaan dia sudah mulai baik kepada saya dan teman-teman
lainnya dan bekerja apa adanya tanpa ada rasa iri kepada saya, semenjak dia
dinaikkan jabatannya kinerjanya kinipun juga semakin baik dan dia sekarang
selalu bersikap tegas kepada pelatih yang melanggar aturan. Dan pimpinan
sayapun merasa puas dengan kinerjanya sekarang yang lebih baik dari sebelumnya.
Dalam pendekatan yang diperkenalkan oleh Stephen
Robbins, menurut saya konflik tersebut tergolong sikap manajerial Bahavioralist. Bertujuan
untuk merasionalisasi adanya konflik dan secara akurat memandang konflik
sebagai sesuatu yang tak terelakkan dalam organisasi atau relasi yang sudah
sedemikian kompleks. Dengan demikian, behavioralist memandang dapat
"menerima" keberadaan konflik itu .
"Tulisan
ini merupakan tugas dari mata kuliah Perilaku Organisasi, sebagai hasil dari
diskusi bersama http://yuniawan.blog.unair.ac.id/ Semoga
Bermanfaat".
Farikha
Tuniza
20121220061
Akuntansi
Sore
Semester IV