Selasa, 03 Juni 2014

Konflik di dalam Lingkungan Pekerjaan



Konflik adalah Proses yang diawali ketika individu atau kelompok merasakan perbedaan dan pertentangan, antara diri sendiri terhadap individu lain, atau kelompok, sehubungan dengan kepentingan dan sumber daya, keyakinan, kepercayaan, nilai, atau praktik – praktik penting yang terkait dengan mereka.

Saya akan menceritakan pengalaman konflik yang pernah saya alami di tempat bekerja saya yang dulu. Perusahaan tempat  saya bekerja bergerak di bidang jasa ekstra kurikuler. Saya adalah orang baru di perusahaan tersebut, pertama kali saya bekerja, saya merasa nyaman karena senior – senior yang lain juga terlihat ramah kepada saya. Saya di tempatkan di bagian admin dan didampingi oleh senior yang juga satu bagian dengan saya, sebut saja namanya Lisa, dia memang sudah lama bekerja di perusahaan tersebut dan awalnya terlihat baik kepada saya.

Suatu ketika pimpinan saya memberikan tugas kepada saya untuk membuat sertifikat peserta, saya diajarkan Lisa bagaimana cara membuat sertifikat dan apa saja yang harus diperhatikan. Setelah saya selesai membuat sertifikat, Lisa memeriksa pekerjaan saya dan dia mengatakan kalau pekerjaan saya tidak ada kesalahan, lalu saya menyerahkan sertifikat peserta yang telah saya selesaikan kepada pimpinan saya. Tak lama kemudian pimpinan saya memanggil saya dan menegur saya karena sertifikat yang saya buat terdapat beberapa kesalahan, lalu saya mengatakan kepada  pimpinan saya jika saya tidak diajarkan oleh Lisa  bagaimana cara penulisan tersebut, dan akhirnya pimpinan saya memanggil Lisa dan menanyakan masalah kesalahan pada pekerjaan saya dan Lisa menjawab kalau saya tadi tidak menanyakan ke dia tentang cara penulisannya maka dia tidak mengajarkan pada saya. Seharusnya sebagai senior dia mengajarkan sepenuhnya pekerjaan yang belum saya ketahui sebagai karyawan baru. Akhirnya pimpinan saya memberi tau kepada Lisa agar lain kali dia mengajarkan sepenuhnya kepada saya pekerjaan yang selama ini dia kerjakan.

Semenjak kejadian tersebut saya mulai mengetahui kalau Lisa tipe orang seperti itu, ternyata tidak  seperti yang saya lihat selama ini. Dan akhirnya saya lebih sering bertanya kepada senior – senior yang lain. Dan ternyata Lisa selama ini banyak tidak disukai karyawan lainnya, karena dia sering cari muka di depan pimpinan dan berani memutar balikkan fakta, dan Lisa juga sering membela pelatih yang jelas – jelas sudah terbukti salah, seperti pelatih yang sering datang terlambat, pada saat melatih sering bercanda dan ngobrol dengan pelatih lain, dan kejadian itu semua tidak pernah dia laporkan kepada pimpinan. Dan ternyata karyawan yang lain selama ini sudah mengetahui perbuatan Lisa yang sudah melanggar aturan, kalau Lisa dan pelatih sering meloby orang tua peserta ekstra kurikuler maupun privat untuk dilatih sendiri oleh pelatih tanpa melalui perantara perusahaan kami, yang jelas harga yang mereka tawarkan lebih murah daripada yang kami tawarkan dan Lisapun mendapat fee dari pelatih. Dan pimpinan kami pun tidak mengetahui hal tersebut.

Suatu ketika karyawan dibagian accounting akan mengundurkan diri, dan pimpinan saya memilih saya untuk menggantikan posisi tersebut. Lisa mulai terlihat iri kepada saya, dia berusaha untuk membuat saya tidak betah diposisi tersebut. Suatu ketika saat perhitungan gaji pelatih, dia membuat laporan kehadiran pelatih dan setelah saya cocokkan antara kehadiran pelatih dengan kehadiran peserta ternyata terdapat ketidakcocokan, yaitu jadwal latihan yang seharusnya libur karena peserta ada kegiatan lain disekolahnya sedangkan di absensi pelatih, pelatih dihitung hadir. Lalu saya tanyakan ketidakcocokan tersebut kepada Lisa, dia tetap menyangkal kesalahannya dan dia merasa perhitungannya telah benar. Akhirnya saya memutuskan untuk menelpon ke sekolah untuk mengkonfirmasi kebenaran absensi tersebut, dan apa yang dikatakan sekolah ternyata sesuai dengan perhitungan saya, dan akhirnya diapun mengakui kesalahannya. Dan bukan hal itu saja, pada saat laporan total gaji pelatih terdapat selisih, setelah saya periksa kembali ternyata Lisa memasukkan gaji pelatih yang sudah ditransfer dimasukkan lagi ke kolom gaji pelatih (uang tunai). Dia selalu berusaha membuat kesalahan yang itu akan berdampak kepada saya agar saya mendapat teguran dari pimpinan, tapi saya selalu memeriksa laporan dari dia dan membenarkannya dahulu sebelum itu saya laporkan kepada pimpinan.

Lama kelamaan saya sudah terbiasa dengan sikap dia yang seperti itu, yang harus saya lakukan yaitu lebih teliti dengan pekerjaan saya sekarang. Dan saya memilih untuk lebih dekat dengan Lisa dan bersikap baik kepada dia, semenjak kedekatan saya dengan Lisa tersebut saya akhirnya mengetahui mengapa selama ini sikap dia seperti itu, karena dia ingin memperoleh jabatan yang lebih tinggi dan dia iri kepada saya karena saya yang karyawan baru tetapi sudah dinaikkan jabatan ke yang lebih tinggi. Akhirnya saya memutuskan untuk berbicara kepada pimpinan saya tentang faktor yang mempengaruhi sikap Lisa yang berdampak terhadap pekerjaannya selama ini yaitu karena ia ingin memperoleh jabatan yang lebih tinggi dan akhirnya pimpinan saya mengambil keputusan untuk memberikan dia kesempatan memperoleh jabatan yang lebih tinggi  dari sebelumnya yang hanya admin dan lama kelamaan dia sudah mulai baik kepada saya dan teman-teman lainnya dan bekerja apa adanya tanpa ada rasa iri kepada saya, semenjak dia dinaikkan jabatannya kinerjanya kinipun juga semakin baik dan dia sekarang selalu bersikap tegas kepada pelatih yang melanggar aturan. Dan pimpinan sayapun merasa puas dengan kinerjanya sekarang yang lebih baik dari sebelumnya.  

Dalam pendekatan yang diperkenalkan oleh Stephen Robbins, menurut saya konflik tersebut tergolong sikap manajerial Bahavioralist. Bertujuan untuk merasionalisasi adanya konflik dan secara akurat memandang konflik sebagai sesuatu yang tak terelakkan dalam organisasi atau relasi yang sudah sedemikian kompleks. Dengan demikian, behavioralist memandang dapat "menerima" keberadaan konflik itu . 

"Tulisan ini merupakan tugas dari mata kuliah Perilaku Organisasi, sebagai hasil dari diskusi bersama http://yuniawan.blog.unair.ac.id/ Semoga Bermanfaat".

Farikha Tuniza
20121220061 
Akuntansi Sore 
Semester IV